KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan keunggulannya di kancah kompetisi akademik tingkat nasional dan internasional. Pencapaian gemilang diraih oleh sejumlah mahasiswa dari Unit Laboratorium kampus yang berlokasi di Jalan Poltekkes, Kendari, melalui kemenangan mereka dalam berbagai lomba bergengsi pada kuartal pertama 2026 ini.
Prestasi luar biasa tersebut tidak hanya mengharumkan nama institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara ini, tetapi juga membuktikan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat global. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari dedikasi mahasiswa, dukungan dosen pembimbing, dan fasilitas laboratorium yang memadai.
### Latar Belakang Unit Laboratorium
Unit Laboratorium Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan salah satu fasilitas unggulan yang didirikan untuk mendukung kegiatan penelitian dan praktikum mahasiswa dari berbagai program studi, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Kesehatan. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan modern dan standar internasional yang memenuhi protokol keamanan dan akurasi tinggi.
Sejak diresmikan pada tahun 2020, Unit Laboratorium telah menjadi pusat pengembangan inovasi dan penelitian bagi ribuan mahasiswa. Fasilitas ini mencakup laboratorium biologi, kimia, mikrobiologi, kesehatan lingkungan, dan laboratorium terpadu yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk mendorong inovasi berkelanjutan.
Dr. Wahid Gunawan, S.Si., M.Sc., Kepala Unit Laboratorium Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan bahwa investasi dalam infrastruktur laboratorium merupakan prioritas utama institusi. “Kami memahami bahwa laboratorium yang baik adalah fondasi penelitian berkualitas. Oleh karena itu, kami terus melakukan pembaruan dan peningkatan fasilitas setiap tahunnya untuk memastikan mahasiswa kami siap bersaing di tingkat internasional,” ujar Gunawan dalam pertemuan dengan redaksi pada Senin, 7 April 2026.
### Prestasi di Kompetisi Nasional
Pencapaian pertama datang dari ajang “Kompetisi Inovasi Laboratorium Nasional 2026” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 25-28 Maret 2026 di Jakarta. Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 150 tim dari perguruan tinggi se-Indonesia.
Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari yang terdiri dari Rini Kusuma Dewi (angkatan 2022, Program Studi Biologi), Andi Muhammad Farhan (angkatan 2022, Program Studi Kimia), dan Siti Nurhaliza Rahman (angkatan 2023, Program Studi Kesehatan Lingkungan) berhasil meraih Medali Emas dengan proyek riset berjudul “Pengembangan Biofilter Mikroba untuk Remediasi Limbah Tekstil Berbasis Teknologi Lokal.”
Proyek inovatif mereka menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran limbah tekstil yang menjadi permasalahan serius di berbagai daerah industri Indonesia. Dengan memanfaatkan mikroorganisme lokal yang ditemukan di area pesisir Kendari, tim ini berhasil mengembangkan teknologi biofilter yang efisien, hemat biaya, dan mudah diaplikasikan di tingkat UMKM.
“Penelitian kami dimulai dari observasi mendalam terhadap permasalahan limbah tekstil di industri kecil menengah Kendari. Kami percaya bahwa solusi inovasi harus kontekstual dan bermanfaat bagi komunitas lokal,” jelas Rini Kusuma Dewi saat diwawancarai di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Kendari pada Kamis, 10 April 2026.
Prestasi serupa juga diraih oleh tim lain yang terdiri dari Muhammad Irfan Pratama (angkatan 2021, Teknik Lingkungan), Nurdin Hasanuddin (angkatan 2021, Biologi), dan Layla Amira Putri (angkatan 2022, Kimia) yang meraih Medali Perak dalam kategori “Penelitian Terapan” dengan proyek “Analisis Kualitas Air Minum di Wilayah Tertinggal Sulawesi Tenggara menggunakan Teknologi Spektrofotometri Portable.”
### Kemenangan di Ajang Internasional
Pencapaian yang lebih mengagumkan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di panggung internasional. Pada “International Laboratory Innovation Competition 2026” yang diselenggarakan oleh Asian Association of Science and Technology Centers (AASTC) di Bangkok, Thailand, pada 2-5 April 2026, dua mahasiswa dari kampus ini berhasil meraih prestasi tertinggi.
Maulidya Salam, mahasiswa angkatan 2021 dari Program Studi Bioteknologi, dan Reza Firmansyah, mahasiswa angkatan 2020 dari Program Studi Kimia Murni, memenangkan Medali Emas dalam kategori “Emerging Technologies in Environmental Solutions” dengan presentasi proyek “Marine Microplastics Detection and Mitigation Using Modified Chitosan Nanotechnology.”
Proyek mereka berfokus pada pengembangan teknologi berbasis nanoteknologi untuk mendeteksi dan memitigasi mikroplastik di laut, masalah lingkungan global yang semakin mengkhawatirkan. Teknologi yang mereka kembangkan menggunakan kitosan termodifikasi yang berasal dari limbah cangkang udang—sumber daya lokal Sulawesi Tenggara yang melimpah.
“Kami sangat terhormat dapat mewakili Indonesia di tingkat Asia Pasifik. Kompetisi ini menunjukkan bahwa inovasi dari kampus di daerah dapat bersaing dengan universitas-universitas besar di pusat kota. Ini adalah bukti komitmen tim kami dan dukungan luar biasa dari dosen pembimbing serta laboratorium yang facilities-nya sudah memenuhi standar internasional,” ungkap Maulidya Salam dengan bangga.
Dosen pembimbing kedua mahasiswa tersebut, Dr. Samsul Bahri, S.Si., Ph.D., menambahkan bahwa proses persiapan kompetisi internasional memerlukan dedikasi ekstra. “Kami mempersiapkan presentasi ini selama enam bulan dengan intensif. Termasuk di dalamnya adalah pelatihan presentation skills, scientific writing dalam bahasa Inggris, dan tentunya refinement metodologi penelitian agar memenuhi standar internasional. Investasi waktu ini terbayar ketika kedua mahasiswa kami dinobatkan sebagai pemenang,” kata Bahri saat ditemui di ruang kerjanya pada 9 April 2026.
### Kutipan Pejabat Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Bachtiar Saleh, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian mahasiswa-mahasiswanya. Dalam pernyataannya kepada pers, Rektor Saleh menguraikan komitmen jangka panjang institusi dalam mendukung prestasi akademik.
“Prestasi ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan strategis dan investasi konsisten dalam pengembangan infrastruktur akademik. Sejak tahun 2019, kami telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk modernisasi laboratorium dan peningkatan kualitas dosen. Kami percaya bahwa universitas di daerah seperti Kendari harus mampu menghasilkan peneliti dan inovator berkaliber internasional,” ujar Prof. Bachtiar Saleh dalam konferensi pers di Gedung Rektorat, Rabu, 9 April 2026.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa pencapaian ini akan menjadi momentum untuk terus meningkatkan standar penelitian di universitas. “Target kami adalah meningkatkan jumlah publikasi ilmiah berkualitas tinggi di jurnal terindeks Scopus, serta mendorong lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam kompetisi akademik internasional. Kami juga berencana membuka tiga laboratorium spesialisasi baru pada tahun depan untuk mendukung penelitian dalam bidang energi terbarukan dan bioteknologi marine,” tambahnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Hendra Wijaya, M.Pd., juga menekankan pentingnya ekosistem akademik yang mendukung inovasi. “Mahasiswa kami berhasil karena mereka memiliki akses ke mentoring berkualitas, peer learning yang kuat, dan fasilitas laboratorium memadai. Namun, faktor paling penting adalah mindset mereka untuk terus berinovasi dan tidak takut mengambil risiko dalam penelitian,” jelas Wijaya dalam wawancara eksklusif dengan redaksi.
### Dampak dan Signifikansi Prestasi
Pencapaian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari ini memiliki dampak signifikan dari berbagai perspektif. Pertama, secara institusional, prestasi ini meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional. Beberapa media massa nasional seperti Kompas, Tempo, dan channel televisi nasional telah meliput pencapaian ini, memberikan visibility yang sangat berharga bagi branding kampus.
Kedua, dari perspektif akademik, prestasi ini menunjukkan bahwa penelitian berkualitas tinggi tidak hanya dapat dilakukan di universitas-universitas top Jakarta atau Bandung, tetapi juga di universitas daerah asalkan terdapat dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat. Ini membuka paradigma baru tentang desentralisasi excellence dalam pendidikan tinggi Indonesia.
Ketiga, dari aspek ekonomi dan sosial, inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa ini memiliki potensi aplikasi praktis yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan nyata. Teknologi biofilter untuk limbah tekstil dan teknologi deteksi mikroplastik keduanya dapat dikomersialisasikan dan menciptakan nilai tambah ekonomi, sekaligus berkontribusi pada sustainability goals.
“Kami telah dihubungi oleh beberapa industri kecil di Kendari dan sekitarnya yang tertarik mengimplementasikan teknologi biofilter kami. Ini menunjukkan bahwa penelitian kami tidak hanya akademis, tetapi benar-benar memiliki relevansi praktis,” ujar Andi Muhammad Farhan dengan antusias.
Keempat, prestasi ini memberikan inspirasi bagi mahasiswa generasi berikutnya. Data menunjukkan bahwa setelah pengumuman pemenang kompetisi, jumlah pendaftar untuk Program Studi Biologi, Kimia, dan Bioteknologi meningkat 35 persen dibandingkan tahun akademik sebelumnya.
### Program Dukungan Berkelanjutan
Guna mempertahankan momentum prestasi ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah meluncurkan beberapa program dukungan berkelanjutan. Pertama, Program Beasiswa Penelitian untuk mahasiswa berprestasi dengan alokasi dana Rp 500 juta per tahun. Kedua, pelatihan intensif penelitian internasional yang melibatkan kolaborasi dengan profesor tamu dari universitas-universitas top dunia.
Ketiga, Universitas Muhammadiyah Kendari juga membangun kemitraan strategis dengan institusi penelitian internasional seperti Southeast Asian Center for Applied Science and Development (SEACASD) di Malaysia dan Research Institute for Tropical Medicine (RITM) di Filipina. Kemitraan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang riset kolaboratif bagi mahasiswa.
Dr. Wahid Gunawan menjelaskan bahwa perencanaan jangka panjang juga mencakup sertifikasi internasional untuk laboratorium. “Kami menargetkan laboratorium kami mendapatkan sertifikasi ISO 17025 dalam dua tahun ke depan. Sertifikasi ini adalah standar internasional untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Dengan sertifikasi ini, hasil penelitian mahasiswa kami akan memiliki kredibilitas yang diakui secara internasional,” kata Gunawan.
### Pesan Mahasiswa Berprestasi
Para mahasiswa pemenang memberikan pesan inspiratif bagi teman-teman mereka yang juga memiliki passion di bidang penelitian. Rini Kusuma Dewi menekankan pentingnya konsistensi dan kerja keras: “Penelitian memang memerlukan waktu dan energi yang banyak, terutama pada fase awal eksperimen di mana sering terjadi kesalahan dan perlu dilakukan ulang berkali-kali. Namun, jika kita percaya pada ide kita dan terus belajar dari setiap kegagalan, hasil akhirnya akan memuaskan.”
Sementara itu, Maulidya Salam memberikan saran praktis: “Pilihlah topik penelitian yang benar-benar menarik minat Anda, bukan hanya karena tren atau harapan orang lain. Ketika Anda passionate terhadap topik, motivasi akan datang dengan sendirinya dan pekerjaan tidak akan terasa berat. Juga, jangan ragu untuk berkolaborasi dengan teman sebidang dan minta feedback dari dosen pembimbing secara reguler.”
### Penutup
Prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional dan internasional merupakan bukti konkret bahwa pendidikan berkualitas tinggi dapat dihasilkan dari kampus mana pun, asalkan terdapat komitmen serius terhadap excellence, investasi dalam infrastruktur, dan dukungan terhadap inovasi mahasiswa.
Pencapaian gemilang ini tidak hanya mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Kendari, tetapi juga menginspirasi seluruh ekosistem pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara untuk terus meningkatkan standar penelitian dan inovasi. Dengan momentum ini, universitas berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan dan peneliti yang tidak hanya berkualitas nasional, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di panggung global.
Ke depannya, diharapkan bahwa prestasi ini menjadi awal dari serangkaian pencapaian lainnya yang akan memposisikan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai salah satu pusat penelitian dan inov