Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Mega Proyek Renovasi Unit Laboratorium dengan Investasi Miliaran Rupiah
Kendari, 09 April 2026
Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) secara resmi meluncurkan proyek pembangunan dan renovasi fasilitas Unit Laboratorium yang komprehensif pada Rabu, 09 April 2026. Proyek strategis ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian, serta memenuhi standar akreditasi internasional yang semakin ketat.
Dalam acara peluncuran yang dihadiri oleh Rektor, pimpinan akademik, dosen, mahasiswa, dan pihak kontraktor, Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan dedikasi kuatnya terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan. Proyek yang direncanakan akan diselesaikan dalam tiga tahap, dimulai dari April 2026 hingga akhir tahun 2027, dengan total investasi mencapai 47 miliar rupiah.
Latar Belakang dan Urgensi Proyek
Unit Laboratorium Universitas Muhammadiyah Kendari selama ini menjadi jantung penelitian dan praktikum berbagai program studi, termasuk Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Biologi, dan Farmasi. Namun, fasilitas yang telah beroperasi sejak tahun 2005 ini mulai menunjukkan tanda-tanda keterlaluan dengan infrastruktur yang memerlukan pembaruan mendesak.
Ketua Unit Laboratorium, Dr. Ir. Bambang Suryanto, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kondisi laboratorium saat ini sudah tidak mampu mengakomodasi kebutuhan penelitian modern. “Laboratorium kami masih menggunakan peralatan dengan standar sepuluh tahun lalu. Banyak instrumen yang sudah ketinggalan zaman dan tidak mendukung penelitian terdepan yang diharapkan dari universitas berkualitas,” ujar Dr. Bambang dalam wawancara eksklusif pada Selasa, 08 April 2026.
Permasalahan yang dihadapi Unit Laboratorium Unismuh Kendari tidak hanya menyangkut peralatan, tetapi juga infrastruktur fisik bangunan. Beberapa ruang laboratorium memiliki sistem ventilasi yang kurang optimal, saluran air yang seringkali bermasalah, dan sistem kelistrikan yang perlu ditingkatkan untuk mendukung peralatan bernilai tinggi. Kondisi ini tentu saja membahayakan keselamatan pengguna laboratorium dan menurunkan produktivitas kegiatan akademik.
Visi dan Misi Proyek Pembangunan
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Zamrun Firihu, S.H., M.Hum., menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar renovasi kosmetik, melainkan transformasi menyeluruh untuk menciptakan ekosistem penelitian yang sehat dan inovatif. “Kami ingin Unit Laboratorium kami menjadi pusat keunggulan dalam penelitian di tingkat regional dan nasional. Investasi besar ini adalah bukti komitmen nyata pimpinan universitas terhadap masa depan yang lebih baik,” ungkap Prof. Zamrun dalam pidato pembukaan acara peluncuran proyek pada Rabu pagi.
Proyek pembangunan dan renovasi ini mencakup beberapa komponen utama. Pertama, rehabilitasi struktur bangunan laboratorium yang meliputi perbaikan atap, dinding, lantai, dan sistem drainase air. Kedua, peningkatan sarana utilitas seperti instalasi listrik bertegangan tinggi, sistem air bersih, saluran pembuangan limbah yang ramah lingkungan, dan sistem ventilasi canggih dengan kontrol suhu dan kelembaban otomatis.
Ketiga, pengadaan peralatan laboratorium modern yang mencakup spektrofotometer, kromatografi cair berkinerja tinggi (HPLC), mikroskop elektronik, mesin uji material, dan berbagai instrumen analitik lainnya. Keempat, pembangunan ruang-ruang khusus seperti clean room untuk penelitian farmasi, ruang analisis kimia, ruang bioteknologi, dan ruang pengujian material dengan standar internasional.
Tahapan dan Jadwal Pelaksanaan Proyek
Proyek ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap strategis untuk memastikan kontinuitas kegiatan akademik dan penelitian. Tahap pertama, yang berlangsung dari April hingga Agustus 2026, fokus pada renovasi bangunan utama laboratorium dan peningkatan infrastruktur utilitas. Pada fase ini, sebagian ruang laboratorium akan ditutup untuk perbaikan, sementara beberapa kegiatan akan dialihkan ke laboratorium sementara yang telah disiapkan di gedung akademik lain.
Tahap kedua, September 2026 hingga Februari 2027, akan melanjutkan pembangunan ruang-ruang khusus dan instalasi peralatan berkala. Tahap ketiga, Maret hingga Desember 2027, merupakan fase finishing yang mencakup instalasi peralatan canggih, sistem kontrol otomatis, kalibrasi instrumen, dan pelatihan pengguna laboratorium.
Direktur Teknis Proyek, Ir. Sumardi, M.Sc., mengatakan bahwa pihaknya telah memilih kontraktor terpercaya dengan pengalaman signifikan dalam proyek laboratorium. “Kami bermitra dengan PT Konstruksi Cerdas Indonesia yang telah menyelesaikan lebih dari 50 proyek laboratorium di universitas-universitas besar. Mereka memahami standar keamanan dan kualitas yang kami perlukan,” jelas Ir. Sumardi.
Standar Internasional dan Keamanan Laboratorium
Salah satu aspek terpenting dari proyek ini adalah penerapan standar keselamatan dan kualitas internasional. Unit Laboratorium yang baru akan merujuk pada standar ISO 17025 untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi, serta standar GLP (Good Laboratory Practice) untuk penelitian keamanan farmasi.
Kepala Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Hj. Siti Rahmawati, S.Pd., M.Kes., menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam redesain laboratorium. “Laboratorium modern harus dilengkapi dengan sistem keselamatan yang komprehensif, termasuk ventilasi udara yang memadai, pembuangan limbah berbahaya yang terkelola dengan baik, dan jalur evakuasi yang jelas. Kami juga akan menyediakan perlengkapan keselamatan personal dan area dekontaminasi,” ujar Dr. Siti dalam kesempatan yang sama.
Sistem ventilasi yang akan dibangun menggunakan teknologi ducted ventilation dengan filter HEPA dan activated carbon untuk menjaga kemurnian udara di laboratorium. Pembuangan limbah akan dikelola melalui sistem treatment khusus sebelum dialirkan ke lingkungan, memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan yang berlaku.
Dampak bagi Mahasiswa dan Penelitian
Proyek ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi pengalaman belajar mahasiswa dan produktivitas penelitian dosen. Dengan peralatan yang lebih modern, mahasiswa akan mendapatkan paparan langsung terhadap teknologi terkini yang relevan dengan industri global. Ini akan meningkatkan daya saing lulusan Unismuh Kendari di pasar kerja.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Eng. Hendra Wijaksono, S.T., M.T., Ph.D., mengungkapkan optimismenya terhadap peningkatan kualitas penelitian di fakultasnya. “Program studi Teknik Mesin dan Teknik Elektro kami saat ini sulit melakukan penelitian tingkat lanjut karena keterbatasan peralatan. Dengan laboratorium yang diperbaharui, kami bisa bekerja pada proyek-proyek penelitian yang lebih kompleks dan berkontribusi pada inovasi teknologi daerah Kendari,” kata Dr. Hendra.
Mahasiswa tingkat akhir Teknik Sipil, Nur Aini Wijaya, mengekspresikan kegembiraan atas proyek ini. “Laboratorium baru akan sangat membantu penelitian skripsi saya tentang material konstruksi ramah lingkungan. Peralatan yang lebih baik akan memberikan data yang lebih akurat dan hasil penelitian yang lebih berkualitas,” ungkap Nur Aini dalam sesi wawancara informal setelah acara peluncuran.
Investasi dan Sumber Pendanaan
Total investasi 47 miliar rupiah untuk proyek ini berasal dari kombinasi sumber pendanaan yang mencakup dana operasional universitas yang disisihkan khusus, bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta dukungan dari beberapa yayasan yang berkomitmen pada pendidikan berkualitas. Universitas Muhammadiyah Kendari juga menerima kontribusi dari alumni dan mitra industri yang percaya pada pentingnya investasi infrastruktur akademik.
Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengembangan, Dr. Ir. Dwi Prasetyo, S.T., M.T., menjelaskan bahwa investasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang universitas. “Laboratorium yang baik akan menarik peneliti berkualitas dan mendorong kolaborasi dengan institusi penelitian internasional. Ini akan meningkatkan reputasi Unismuh Kendari dan membuka peluang pendanaan penelitian yang lebih besar dari berbagai sumber,” papar Dr. Dwi.
Harapan dan Visi Kedepan
Dengan selesainya proyek ini pada akhir tahun 2027, Universitas Muhammadiyah Kendari menargetkan peningkatan signifikan dalam beberapa metrik penting. Target pertama adalah meningkatkan jumlah publikasi penelitian dosen di jurnal internasional minimal sebesar 150 persen dalam dua tahun setelah proyek selesai. Target kedua adalah meningkatkan sertifikasi serta akreditasi laboratorium dan program studi yang terkait menjadi akreditasi A dari BAN-PT.
Selain itu, universitas juga merencanakan pembukaan laboratorium terbuka untuk masyarakat umum dan industri lokal yang memerlukan layanan pengujian dan analisis. Ini akan menjadi sumber pendapatan tambahan sekaligus berkontribusi pada pengembangan industri lokal di Kendari.
Kesimpulan
Peluncuran proyek renovasi Unit Laboratorium Universitas Muhammadiyah Kendari menandai babak baru dalam komitmen institusi terhadap keunggulan akademik dan penelitian. Dengan investasi besar, perencanaan matang, dan fokus pada standar internasional, laboratorium baru diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian.
Proyek ini tidak hanya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga mencerminkan visi universitas untuk berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui inovasi dan penelitian berkualitas. Seiring dengan perjalanan tiga tahap proyek ini, mahasiswa, dosen, dan staf Unismuh Kendari dapat mengantisipasi lingkungan pembelajaran dan penelitian yang lebih kondusif dan berwawasan ke depan.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan komitmennya dengan langkah konkret ini, dan masyarakat akademik menunggu dengan antusias realisasi visi tersebut di akhir tahun 2027 nanti.
—
Berita ini ditulis berdasarkan acara peluncuran proyek yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 09 April 2026 di Kampus Utama Kendari.